10 Negara Paling Banyak Melakukan Eksekusi Mati

10 Negara Paling Banyak Mengeksekusi Mati

10 Negara Paling Banyak Mengeksekusi Mati

 

Menurut Amnesty International, sebuah organisasi hak asasi manusia yang berbasis di London dan terkenal menentang hukuman mati, eksekusi mati telah meningkat tajam pada 2015. Secara resmi, setidaknya 1.634 orang dihukum mati tahun lalu, dengan hanya tiga negara melakukan 90% di antaranya.

Tetapi hanya beberapa negara yang melaporkan eksekusi mereka. AS misalnya, membuat catatan pengadilan dan statistik eksekusi publik. Rezim otoriter seperti Korea Utara, Rusia, dan China, di sisi lain sangat merahasiakan angka-angka tersebut.

Berikut 10 negara tertinggi yang melakukan esekusi mati menurut Amnesty International.

10.Chad: 10

mati 2

Menanggapi munculnya organisasi Boko Haram negara Afrika barat menerapkan hukuman mati, dan melakukan sepuluh eksekusi mati terhadap tersangka militan Boko Haram.

9.Indonesia: 14

mati 3

Indonesia dilakukan eksekusi mati pada 14 orang terkait narkoba pada 2015.

8.Mesir: 22 (+)

mati 4

Di Mesir, sedikitnya sepuluh orang dieksekusi di Penjara Asyut setelah dihukum karena pembunuhan. Enam lainnya dieksekusi karena tuduhan terorisme.

Tanda (+) menunjukkan Amnesty International percaya jumlah sebenarnya lebih tinggi, tetapi mereka tidak memiliki bukti untuk mengkonfirmasi.

7. Somalia: 25

mati 5

Somalia melakukan 17 eksekusi, dengan sisanya terjadi di wilayah resmi dari Somaliland dan Jubaland.

6. Irak: 26 (+)

mati 6

Irak menghukum mati 26 orang di tahun 2015. Dari mereka, 24 dieksekusi di bawah hukum Anti-Terorisme Irak atas dugaan keterlibatan mereka dalam pembunuhan 1.700 kadet militer dari kamp militer Speicher pada tahun 2014.

5. AS: 28

mati 7

AS mengeksekusi 28 orang pada tahun 2015, jumlah terendah sejak 1991. Semua eksekusi ini dilakukan melalui suntikan mematikan.

4.Arab Saudi: 158

mati 8

Arab Saudi melakukan 158 eksekusi pada tahun 2015, sebagian besar dengan pancung, tetapi beberapa dilakukan oleh regu tembak. Angka itu mencakup empat perempuan dan warga negara lain.

3.Pakistan: 326

mati 9

Pakistan mengeksekusi 326 orang di tahun 2015 dan ini menjadi rekor tertinggi. Amnesty International mengklaim bahwa 305 dieksekusi karena pembunuhan, dan lima di bawah usia 18. Pakistan juga mengeksekusi sejumlah tahanan terorisme setelah mengangkat moratorium eksekusi 2014.

2.Iran:977

mati 10

Iran mengumumkan 400 eksekusi melalui sumber-sumber resmi dan setengah resmi, tetapi Amnesty International menyebutkan bahwa sumber yang kredibel telah menambahkan 577 eksekusi lain hingga totalnya 977. Mereka mengklaim bahwa 16 perempuan dan empat remaja dieksekusi. Eksekusi tersebut, setidaknya 58 dilakukan secara terbuka. Banyak dari tahanan ini dieksekusi karena kasus narkoba.

1.China: ribuan

mati 11

China merahasiakan data eksekusi, dan ada sedikit kesempatan untuk media pemerintah untuk menyelidiki di daerah ini. Apa yang diketahui adalah bahwa Cina melakukan kekerasan pada minoritas politik dan agama, dan memiliki lebih dari 1,6 juta tahanan dan sekitar 650.000 tahanan pra-persidangan.

Bahkan perkiraan konservatif dari eksekusi yang disponsori negara, atau jumlah warga bekerja sampai mati di tenaga kerja dan pendidikan ulang kamp menempatkan China ada di bagian atas daftar ini.

Namun tentu saja semua keputusan eksekusi mati ini memiliki landasan dan dasar yang kuat dari setiap negara. Dan sangat naif jika para ‘pejuang HAM’ langsung mengadili negara bersangkutan dan mencapnya sebagai negara pelanggar HAM. Bukankah As juga mengeksekusi terbanyak?.

Hukuman mati ada untuk meminimalisir kejahatan dan kriminalitas berat. Jadi,kalau tidak mau di eksekusi mati jangan melakukan pelanggaran hukum yang ganjarannya hukuman mati.

Komentar

Komentar

Bagikan kepada yang lain...

admin

Tentang admin

Ikhwan.My.Id adalah portal pemuda Islam yang bermula dari Buletin al-Ikhwah pada tahun 2004 yang didirikan sebagai media dakwah pemuda Islam