3 Jebakan Hemat yang Menghabiskan Uang

Hemat

Hemat

Berapa banyak nasehat keuangan yang mengajak kita untuk berhemat dalam berbelanja sudah kita baca? Berapa banyak dari nasehat itu yang kita pikir “oh ini sudah saya lakukan, saya tidak suka boros dengan uang saya” yang membuat kita ternyata terjebak dalam kesalahan, ingin berhemat dan hidup sederhana tetapi malah lebih banyak menghabiskan uang.

Bagi banyak orang, hidup sederhana adalah hal yang menyenangkan. Hidup sederhana dan berhemat bukanlah sesuatu yang baru dan sudah banyak orang melakukannya walau mereka mampu untuk hidup dengan barang-barang yang lebih mahal dari yang mereka punya. Banyak cara untuk berhemat namun tetap menyenangkan, menikmati hidup dan sekaligus mengetahui bahwa uang yang kamu hemat dan investasikan dapat mengubah kehidupan finansial kamu di masa depan.

Namun demikian, seperti juga mengelola uang, hidup sederhana dan hemat juga memiliki trik-trik yang perlu diketahui sehingga tidak terjebak dalam 6 hal berikut ini yang dapat membuat kamu mengeluarkan uang lebih banyak di kemudian hari.

Enam hal yang harus kamu hindari dalam menjalani berhemat ini adalah:

KESALAHAN 1: Membeli barang-barang berkualitas murahan

Membeli yang lebih murah untuk barang-barang tertentu memang dapat diterapkan, misalnya kamu tidak membutuhkan membeli sandal jepit mahal bila ada yang murah untuk digunakan di rumah. Pakaian di department store lebih murah dan cukup dibanding pakaian di butik.

Namun untuk hal lain, kualitas barang harus tetap diperhatikan. Jangan membeli sesuatu dengan hanya fokus pada barang berharga murah, karena barang murah yang bisa digunakan hanya sebulan dengan barang sedikit lebih mahal tetapi bisa digunakan setahun akan membuat nilai barang yang lebih mahal itu jauh lebih murah.

Beberapa tips yang perlu kamu ingat:
’Ada harga ada rupa’, ingatlah hal ini ketika membeli barang-barang penting.
Jangan beli barang murahan yang akhirnya tidak berfungsi baik
Barang cepat rusak, harus keluar biaya servis, bahkan membeli barang baru
Belilah barang berkualitas, umumnya tahan lama
Biaya lebih mahal, namun dalam jangka panjang lebih hemat karena tidak gampang rusak
Teliti membeli, mengeluarkan lebih untuk menghemat lebih banyak, ”spend money to save money”

KESALAHAN 2: Berbelanja hanya karena diskon atau kupon potongan harga

Seorang kawan bercerita, dia menahan diri untuk membeli baju yang dia pikir mahal harganya, sekitar 300ribu rupiah. Kemudian setelah mencari-cari, dia mendapat pilihan lain dengan harga lebih bagus pakaian dengan harga diskon 50%. Wow ini kesempatan bagus, dari harga Rp. 800.000,- diskon 50% menjadi hanya Rp. 400.000,-
Dia yakin telah menghemat Rp. 400.000,- dengan membeli pakaian yang sedang diskon setengah harga itu. Benarkah sudah menghemat?

Diskon adalah jebakan belanja yang kamu harus super hati-hati. Apakah benar kamu berhemat karena diskon yang ditawarkan besar, atau malah mengeluarkan uang lebih banyak karena lupa membandingkan dengan harga yang lain.
Selalu bertanya dalam hati (atau pada pasangan kamu) apakah kamu memang perlu untuk membeli barang diskon tersebut atau tidak?

KESALAHAN 3: Membeli barang terlalu banyak hanya karena murah

Jangan beranggapan hanya karena harga lagi murah, kamu dapat membeli barang dalam jumlah banyak. Hindari pembelian yang sia-sia. Biasaka selalu membeli sesuai dengan kebutuhan, sehingga kamu akan berbelanja sesuai dengan list belanja yang telah kamu buat di rumah.

Saat kamu membeli banyak barang karena murah di awal bulan, kamu akan merasakan dampaknya di akhir bulan karena rencana keuangan kamu dalam sebulan akan terganggu. Ingat, murah saat membeli satu barang, berubah menjadi keluar uang lebih besar saat kamu membelinya sekaligus lima atau selusin.
Kebiasaan Hemat dan Menikmati Hidup

Kesalahan umum yang sering muncul adalah dengan mengartikan hidup hemat atau sederhana sebagai hidup pas-pasan saja, yang sulit dilakukan dan tidak menyenangkan. Hidup sederhana adalah hal yang baik, dan dapat memberi kepuasan untuk mewujudkan mimpi masa depan.

Kamu tentu pernah mendengar istilah ini: “Back Packer”.
Ya, itu istilah untuk melakukan traveling dengan biaya yang lebih hemat, dan tetap menyenangkan bila kamu bersedia memasukan unsur petualang ke perjalanan kamu.
Itu menghemat sekaligus memberi pengalaman berbeda dan sangat menyenangkan.

Kamu juga tentu tau, cukup banyak pengguna smartphone dengan harga premium 8 hingga belasan juta rupiah, hanya menggunakan smartphonenya seperti pengguna smartphone biasa-biasa saja. Berbagai kelebihan pada smartphone premium itu tidak berdampak besar pada aktifitas sehari-hari mereka karena tanpa itupun smartphone yang “biasa-biasa saja” sudah mencukupi. Kamu bisa menghemat tanpa perlu kehilangan kesenangan dengan perbedaan harga mencapai setengahnya dan kualitas tetap bagus karena kamu tidak membeli fitur-fitur mahal yang tidak penting untuk keseharian kamu.

Jadi, hindarilah beberapa kesalahan tersebut di atas. Tidak terjebak dalam pemborosan, tetapi tidak juga masuk dalam 3 jebakan hemat yang ternyata membuat kamu mengeluarkan uang lebih banyak.(selagimuda)

Komentar

Komentar

Bagikan kepada yang lain...

admin

Tentang admin

Ikhwan.My.Id adalah portal pemuda Islam yang bermula dari Buletin al-Ikhwah pada tahun 2004 yang didirikan sebagai media dakwah pemuda Islam