Jenggot Ternyata Bikin Lebih Tampan dan Sehat

Jenggot bikin sehat dan tampat.Ikut sunnah

Jenggot bikin sehat dan tampat.Ikut sunnah

Ketika melihat jenggot yang lebat, apa yang Anda pikirkan? Tampilannya yang berantakan dan tidak terawat? atau Anda malah menganggapnya menarik? Penelitian terbaru telah membuktikan bahwa jenggot membuat seseorang menjadi lebih sehat dan tampan.

Dilansir dari Mental Floss, penelitian dari University of Southern Queensland mengatakan bahwa jenggot yang tebal membuat pemiliknya menjadi lebih sehat dan tampan. Berdasar penelitian itu diketahui bahwa jenggot yang tebal dapat menangkis radiasi cahaya ultraviolet terhadap wajah sebesar 90 hingga 95 persen. Perlindungan ini dapat memperlambat penuaan dan menurunkan risiko terkena kanker kulit.

Sebuah studi menyatakan bahwa jenggot memiliki Ultraviolet Protection Factor mulai dari 2 hingga 21. UPV ini adalah kandungan yang biasanya terdapat dalam sun block dan berfungsi mengurangi paparan cahaya matahari pada kulit. Semakin tebal jenggot maka semakin besar juga angka UPV yang terdapat.

Selain menghalau cahaya matahari, jenggot juga dapat menghalau dan menyerap debu yang berterbangan di sekitar. Hal ini dapat membuat organ-organ tubuh yang berada di sekitarnya menjadi terlindung karena keberadaan jenggot ini. Selain itu tebalnya jenggot juga membuat kulit menjadi lembap terus menerus dan menjaga kulit agar terus sehat.

Kulit yang sehat di dalam jenggot dapat membuat wajah pria menjadi lebih sehat dan terlihat muda. Kulit yang sehat inilah yang dapat membuat pria menjadi terlihat lebih tampan. Karena terbukti menyehatkan dan memiliki banyak kegunaan. Anda tidak perlu ragu lagi untuk menumbuhkan jenggot Anda dengan lebat.

Dalam edisi 1973 psikologi, Robert J. Pelligrini, seorang psikolog dari California State University menerbitkan hasil percobaan pada persepsi kepada orang dengan jenggot dan orang tidak berjenggot .Untuk melaksanakan percobaan, Pelligrini mengumpulkan delapan pemuda berjenggot usia 22-25 tahun, yang bersedia untuk mencukur jenggotnya.Semua orang secara profesional difoto di setiap keadaan berikut:

  1. Penuh jenggot
  2. Jenggot tipis
  3. berkumis
  4. Bersih dicukur

Setelah menyelesaikan sesi fotografi, ada total 32 foto yaitu empat foto dari masing-masing delapan orang.Dalam percobaan, foto-foto secara acak didistribusikan kepada subyek yang diminta untuk menilai kesan pertama mereka berdasarkan sejumlah ciri-ciri kepribadian.Subyek yang dievaluasi foto dikompromikan 64 laki-laki dan 64 mahasiswa psikologi perempuan.Oleh karena itu, setiap foto dinilai oleh dua laki-laki dan dua perempuan.

Hasil penelitian Pelligrini ini menunjukkan dengan korelasi umumnya positif antara jumlah rambut pada wajah seseorang, dengan persepsi sebagai maskulin, tampan, dominan, matang, berani, bebas, non-confirming, lebih sehat dan menarik

Dalam Islam

Mengenai hal ini syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,

الدين مبني على المصالح

في جلبها و الدرء للقبائح

“Agama dibangun atas dasar  berbagai kemashlahatan

Mendatangkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”

 Kemudian beliau menjelaskan,

ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”[Risalah Fii Qowaidil Fiqhiyyah]

 Salah satu ajaran Islam adalah memelihara dan membiarkan tumbuh jenggot. Berikut sedikit pembahasannya.

 Jenggot adalah sunnah (ajaran) Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Karena beliau sendiri Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang memerintahkannya dan termasuk dalam ajaran Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انْهَكُوا الشَّوَارِبَ وَأَعْفُوا اللِّحَى

Potonglah kumis dan peliharalah jenggot.”[HR.Bukhari dan Muslim]

Dalam hadits digunakan kata perintah (fi’il ‘amr), maka dalam Ilmu ushul di ada kaidah,

الأمر يفيد الوجوب

“Kata perintah (fi’il ‘amr) menunjukkan hukum (asalnya) wajib”

Maka menurut pendapat terkuat bahwa laki-laki wajib memelihara jenggotnya (membiarkan tumbuh), bahkan memotongnya adalah sebuah larangan (ada juga pendapat boleh dipotong jika sudah melebihi satu genggam).
Memotong jenggot adalah kebiasaan orang-orang musyrik dan Majusi, sebagaimana Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,

خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ

“Selisihilah orang-orang musyrik, peliharalah jenggot dan potonglah kumis.”[HR.Bukhari dan Muslim]

Terlihat lebih ganteng dengan jenggot

Karena memang jenggot adalah fitrah laki-laki. Sebagaimana laki-laki memang fitrahnya suka dengan wanita cantik. Jika tidak suka dengan wanita cantik tentu laki-laki itu keluar dari fitrah. Nah, demikian juga jenggot. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ

“Sepuluh perkara yang termasuk fithrah: Memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke dalam hidung, memotong kuku.”[HR.Muslim]

Dikisahkan bahwa pemimpin kaum Anshar yaitu Qois bin Sa’ad tidak mempunyai jenggot, maka kaumnya sangat meninginkan beliau punya jenggot agar beliau terlihat lebih jantan. Maka kaumnya berkata,

: نعم السيد قيس لبطولته وشهامته ولكن لا لحية له فو الله لو كانت اللحى تشترى بالدراهم لاشترينا له لحية!!

“Memang Sayyid Kami Qais terkenal dengan kepahlawanan dan kedermawanannya, akan tetapi ia tidak memiliki jenggot. Demi Allah, seandainya jenggot itu bisa dibeli dengan dirham, maka kami akan belikan ia jenggot.”[7]

Terkenal juga perkataan di kalangan awam,

زينة الرجل في لحيته، وزينة المرأة في شعرها

“Perhiasan seorang laki-laki pada jenggotnya sedangkan perhiasan wanita pada rambutnya.”

 Jika ada yang mengatakan,

“Lebih ganteng yang ga pake jenggot kok, keren seperti aktor-aktor terkenal”

Maka kita jawab dengan ayat,

أَأَنتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللّهُ

“Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah (yang lebih mengetahui)?” (Al-Baqarah: 140).

Sumber

Komentar

Komentar

Bagikan kepada yang lain...

Redaksi

Tentang Redaksi

ZonaGaul adalah zona menambah wawasan umum dan Islam buat pemuda-pemudi Indonesia